Sabtu, 02 April 2011

SALADIN (SHOLAHUDIN AL AYYUBI)

Alkisah ada suatu peperangan, Perang Salib biasa orang-orang bilang. Orang-orang tertentu lebih pastinya, karena ngga semua orang memperdulikan, atau bahkan ga ngerti. Kalau di lihat dari sudut pandang yang berbeda, Perang Salib jelas punya judul yang beda juga.

Secara awam orang memandang Perang Salib udah pasti perang antar dua agama besar, Islam dan Nasrani. Pandangan pribadiku Perang Salib adalah perang kebebasan. Perang memperebutkan suatu kebebasan.

Tapi ada satu sosok di Perang tersebut yang layak digaris bawahi.

Sholahuddin Al Ayyubi, orang Barat biasa manggil Saladin. Begini dongeng singkatya,,,

Dalam suatu perangnya mempertahankan kota Yerusalem melawan Crusader (tentara Salib),Saladin melawan rival setianya, seorang raja tangguh asal Inggris, Richard the Lion Heart. Ketika itu Richard dalam posisi tertekan, sampai-sampai dia berperang tanpa menaiki kuda. Saladin melihat, tiba-tiba ia menghentikan perang sejenak, lalu mengirimkan seekor kuda Yaman yang kokoh untuk ditunggangi Richard.

Betapa bijaknya, berbuat baik walaupun kepada musuhnya.

Saladin raja sederhana yang memimpin Islam dari Asia sampai Afrika. Ia tinggal di Masjid kecil, memakai pakaian yang terbuat dari bulu yang kasar.

Ketika wafatnya hanya meninggalkan warisan 1 dinar dan 36 dirham. Tidak meninggalkan emas, tidak punya tanah atau kebun. Padahal berkhidmat pada kerajaan berpuluh tahun dan memegang jawatan sebagai panglima perang dan Menteri Besar.

Beliaulah juga lah yang meneladankan satu konsep dan budaya yaitu perayaan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan sebutan maulud atau maulid Nabi Muhammad SAW. Ketika itu dia mengadakan suatu festival untuk para pemuda pada hari kelahiran Nabi untuk menumbuhkan rasa ke-Islaman, mempersatukan umat Islam yang perpecah-pecah dan membentuk pasukan yang kuat untuk merebut kembali kebebasan kota Yerusalem dimana Masjidil Aqsa berdiri tegap ditengah lenyapnya toleransi beragama.
Satu lagi pelajaran yang bisa diambil dari masa lalu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar